Ia bertemu dengan Kimi saat Kimi pertama kali turun di F1 pada musim 2001.
Apa yang dicita-citakan oleh Kimi dan ibunya akhirnya berhasil pada 15 November 2007, yaitu saat Kimi dengan sah merengkuh gelar juara dunia Formula 1.
Sebenarnya ketika Kimi masih kecil, ibunya sempat menentang Kimi untuk menjadi seorang pembalap.
Namun keinginan dan semangat tinggi Kimi sudah tumbuh, sehingga akhirnya ibu Kimi tidak kuasa menolak keinginan anaknya untuk menjadi pembalap.
Akhir 2004, McLaren mengumumkan bahwa Kimi akan mendapat rekan setim baru yaitu mantan pembalap ChampCar yang sebelumnya memperkuat tim F1 Williams-BMW, Juan Pablo Montoya.
Dalam kover majalah F1 Racing Agustus 2001 digambarkan bahwa Kimi akan menjadi juara dunia F1 masa depan dari tim Ferrari.
Di akhir musim rumor beredar bahwa Kimi Räikkönen akan meninggalkan tim di akhir 2006.
Ibu Kimi beranggapan bahwa ajang balapan adalah olahraga yang berbahaya.
Ini berarti kontrak Kimi Raikkonen dengan Ferrari yang sedianya akan berakhir pada 2010 terpaksa diputus di tengah jalan, dengan biaya kompensasi untuk Kimi yang besarnya dikabarkan mencapai 20 juta dollar AS.
Tetapi memasuki pertengahan musim, sederet bencana terus-terusan menggoyang Kimi.
