Paus Sei diberikan perlindungan penuh dari penangkapan paus di Pasifik Utara tahun 1976, dan batasan Paus Sei diperkenalkan di Atlantik Utara tahun 1977.
Pada tahun 1971, setelah dekada jumlah penangkapan Paus Sei yang tinggi, spesies ini menjadi jarang di perairan Jepang, dan penangkapan paus komersial untuk paus berakhir di Pasifik Utara barat tahun 1975.
Sebanyak 152.233 Paus Sei ditangkap di belahan selatan antara tahun 1910 dan tahun 1979.
14.295 Paus Sei ditangkap di samudera Atlantik Utara antara tahun 1885 dan tahun 1984.
Sejak larangan penangkapan paus ditetapkan, beberapa Paus Sei ditangkap oleh penangkap paus dari Islandia dan Jepang dibawah program penelitian IWC.
Dua subspesies paus sei telah teridentifikasi, yaitu paus sei utara (Balaenoptera borealis borealis) dan paus sei selatan (Balaenoptera borealis schleglii).
Pada tahun 1913, spesies yang diincar ini menjadi jarang dan penangkapan Paus Sirip dan Paus Biru mulai meningkat.
Seperti paus lainnya, Paus Sei terkenal untuk suaranya yang berfrekuensi kecil, kencang, dan panjang.
Karena kedua spesies tersebut juga menjadi jarang, Paus Sei ditangkap dengan cepat pada akhir tahun 1950-an dan awal tahun 1960-an.
Paus sei merupakan anggota terbesar ketiga dalam famili Balaenopteridae, setelah Paus Biru (lebih dari 180 ton) dan Paus Sirip (lebih dari 70 ton).
